Senin, 08 September 2025

Renungan Gerhana Bulan Merah





Cahaya tak pernah hilang.

Bulan hanya mengundang kita belajar untuk sabar dan percaya.


Ketika wajahnya tertutup bayangan bumi, ia seakan berkata:

“Jangan takut pada gelap, sebab terang tidak lenyap, hanya menanti saatnya kembali.”


Demikian pula dalam hidup: saat kita merasa redup, Tuhan tidak pernah pergi.

Ia hanya mengajarkan kita menunggu dengan setia,

agar ketika terang datang, hati kita lebih siap untuk menyambut-Nya.


Doa Singkat

Ya Tuhan, dalam setiap gerhana hidup kami,

ajarlah kami untuk sabar,

percaya bahwa kasih-Mu tak pernah padam,

dan menanti cahaya-Mu yang pasti kembali.

Amin.

I. Ismartono, SJ - Gerhana Bulan Merah, September, 2025


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga Perempuan Penjaga Kehidupan: Dewi Kunti, Dewi Sinta, dan Dewi Mariyah (Bunda Maria)

  Dalam keheningan bumi Nusantara, kita mengenal sosok-sosok perempuan yang memancarkan energi kehidupan: Dewi Kunti, Dewi Sinta, dan Dewi M...