Sabtu, 14 Februari 2026

BERITA DUKA DARI NGADA

 (Putu Oka Sukanta)


Lantun burung dari Ngada

Menghenyak

Menikam:

Sorang bocah

Mengejar sebatang pensil

Sampai ke bumi  terpencil


Sebatang pensil yang dikejarnya

Meliuk liuk di antara mega

Tangannya yang pendek menggapai

Gapai,

Gapai,

Ibunya menangis karena sunyi

Sendiri

Bola matanya mencari cari

Sebatang pensil permintaan anaknya

Melayang layang di angkasa.


Lantun burung

Meraung raung

Anak kecil 

mengejar  sebatang pensil

sampai ke balik bumi.


Ia meninggalkan surat kecil

Dari Ngada 

Untuk dunia yang omong besar:

Sebagai bahan berkotbah,

Sebagai Materi kuliah,

Sebagai Janji janji politisi,

Perihal  Kemanusiaan,

Juga Kemiskinan


Seorang anak kecil

Di Ngada

Terus berlari, berlari.........

Dilantunkan burung*


(Putu Oka Sukanta,

Rmangun,14.02.26)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga Perempuan Penjaga Kehidupan: Dewi Kunti, Dewi Sinta, dan Dewi Mariyah (Bunda Maria)

  Dalam keheningan bumi Nusantara, kita mengenal sosok-sosok perempuan yang memancarkan energi kehidupan: Dewi Kunti, Dewi Sinta, dan Dewi M...