Materi lengkap dokumen tersebut dapat diunduh melalui link berikut:
https://bit.ly/BeyondLimits_121225 Taman Doa Akita, PIK 2, Jakarta, menjadi tempat acara inspiratif bertajuk "Beyond Limits 04: Taklukkan Rasa Takutmu dalam Bisnis yang Merawat Lingkungan Hidup" yang diselenggarakan pada Jumat, 12 Desember 2025. Bincang rohani dan dunia usaha ini menghadirkan rohaniwan Romo Ismartono, SJ, serta Andreas Djingga selaku Co-Founder Jejakin untuk membedah bagaimana nilai-nilai spiritualitas Kristiani dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Mengacu pada ensiklik Laudato Si' karya Paus Fransiskus, acara ini mengajak kita untuk menjaga "rumah kita bersama" bukan sekadar strategi korporasi, melainkan panggilan iman yang ternyata memiliki potensi keuntungan ekonomi atau "cuan" yang nyata.
Penyampaian materi berfokus pada urgensi "Pertobatan Ekologis" yang berakar dari Ensiklik Laudato Si’ karya Paus Fransiskus. Romo Ismartono, SJ menyoroti fenomena rapidification atau percepatan ekstrem dalam teknologi dan konsumsi yang telah melampaui kemampuan adaptasi alam, sehingga memicu krisis moral serta lingkungan. Beliau menekankan perlunya perubahan paradigma radikal bagi para pengusaha, dari mentalitas "menguasai bumi" secara eksploitatif menjadi "merawat bumi" sebagai penjaga ciptaan yang penuh hormat. Bisnis yang berkelanjutan diharapkan tidak hanya sekadar tumbuh cepat, melainkan mampu "bertumbuh bijak" dengan menghormati batas-batas alam.
Meskipun banyak pengusaha merasa takut akan potensi kerugian atau biaya investasi awal yang besar, materi ini menerangkan bahwa bisnis yang merawat lingkungan hidup ternyata memiliki nilai ekonomis atau "CUAN" yang menjanjikan. Contoh nyata seperti pemanfaatan energi terbarukan dan ekonomi sirkular membuktikan bahwa efisiensi jangka panjang dapat tercapai sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat luas. Diskusi ini diakhiri dengan ajakan bagi setiap pribadi untuk menjadi agen pemulihan bumi melalui kreativitas bisnis dan keberanian moral, karena merawat lingkungan bukan sekadar strategi usaha, melainkan sebuah panggilan spiritual yang melampaui batas ketakutan.
.jpeg)

Penulis dan dokumentasi: Maria Fransiska Saraswati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar